Wisata Pulau Tidung Jembatan Cinta yang Sedang Hits

Meskipun lokasinya tidak jauh dengan Ibu Kota dan hiruk pikuk kesibukan Jakarta, tapi Pulau Tidung yang berada di Kepulauan Seribu ini memang cukup mempesona. Salah satunya yang menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjunginya adalah wisata Pulau Tidung jembatan cinta. Mungkin sebagian orang menganggap jika jembatan ini berbentuk tanda cinta atau sejenisnya. Nyatanya jembatan tersebut bentuknya sama seperti jembatan pada umumnya. Jembatan ini memang disebut jembatan cinta karena sebagai penghubung antara Tidung besar dan Tidung kecil. Pulau ini memang terbagi menjadi dua, akan tetapi keduanya mempunyai penduduk yang cukup banyak. Agar tetap rukun sebagai satu kepulauan, jadi jembatan tersebut dinamai dengan jembatan cinta.

3 Mitos Wisata Pulau Tidung Jembatan Cinta

Setiap tempat di dunia ini pasti ada cerita di baliknya. Cerita tersebut merupakan sejarah yang bisa dijadikan mitos agar tempat tersebut terkenal dan menjadi daya tarik masyarakat untuk mengunjunginya. Di wisata Pulau Tidung jembatan cinta terdapat beberapa mitos yang mungkin bisa dipercaya atau tidak. Namun, pada kenyataannya dari mitos tersebut membuat pengunjung tertarik untuk datang ke jembatan itu. Selain karena mitos, jembatan ini sebenarnya memiliki pemandangan yang bagus dan dapat menghilangkan penat dengan melihat pemandangan yang terhampar luas. Jika Anda ingin tahu mitos apa saja di sana, berikut adalah 3 mitos yang terdengar dari jembatan cinta :

  1. Jembatan cinta Tidung ini memiliki mitos bahwa menyebrangi jembatan ini dengan pasangan, maka ikatan cinta mereka akan semakin menguat. Banyak yang melakukan ini dengan pasangan ketika melewatinya. Entah kebenaran atau memang betul, banyak pasangan yang awet dan langgeng.
  2. Mitos wisata Pulau Tidung jembatan cinta selanjutnya adalah dapat menghilangkan penat caranya dengan terjun dari jembatan tersebut. meski ketinggiannya mencapai 6 meter, namun masih banyak yang berani untuk meloncat agar bisa menghilangkan penat.
  3. Katanya, pada ujung jembatan cukup angker karena dulunya jembatan milik orang Kalimantan yang meninggal lalu dikubur di Tidung kecil.

Demikian beberapa mitos yang menjadi ‘penghias’ pulau tidung. Akan tetapi, Anda tak perlu khawatir dengan keamanan dan kenyamanan pulau ini.